Tali Air Artinya… Berikut Penjelasan Tali Air Secara Lengkap

Pada saat membangun sebuah rumah, terdapat beberapa detail pekerjaan-pekerjaan kecil yang jarang diketahui orang awam bahkan dianggap sepele. Padahal detail pekerjaan tersebut merupakan salah satu bagian bangunan yang memiliki peranan penting sebagai perlindungan dari penyebab kerusakan sebuah bangunan. Salah satu detail pekerjaan kecil yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah tali air.

tali air
building-products.com

Walaupun tampilannya kecil dan kurang terlihat, tetapi manfaat dan kegunaannya terhadap kualitas bangunan sangatlah besar. Tali air ini sering sekali digunakan pada bangunan baik itu di bagian interior maupun eksterior rumah. Sebagian dari kalian mungkin sering melihatnya tetapi tidak pernah tahu nama dan fungsinya apa. Bahkan beberapa dari kalian mungkin baru pertama kali mendengar tali air. Apakah sebenarnya tali air itu? Apa hubungannya dengan bangunan? Berikut beberapa penjelasan lengkap mengenai tali air. Simak Yuk!

Tali air adalah sebuah detail bangunan berupa kanal berukuran sangat kecil kisaran 1 x 1 cm sampai dengan 2 x 1 cm sebagai jarak untuk membedakan bagian tertentu ketika finishing. Istilah tali air dalam bahasa Inggris disebut reglet trim atau reveal trim. Tali air ini dapat dibuat dari bahan logam dan vinil. Letak tali air sering ditemui pada batasan antara dinding dengan plin lantai, batas kusen dengan dinding, dinding dengan plafon, dan juga pada batasan dinding dengan tangga.

Pada zaman modern saat ini, banyak sekali bangunan rumah menerapkan tali air menjadi sebuah tampilan luar atau eksterior rumah. Hal itu menambah kesan modern dan estetika yang menarik bangunan. Berbagai ide tali air dengan model lebih modern banyak bermunculan saat ini sehingga tali air pun berperan juga untuk menambah nilai estetika pada bangunan. Tampilan garis lurus arah horizontal dan vertikal yang dibentuk pada dinding dengan segala desain unik dan menarik, bahkan ada juga sampai dicat dengan warna yang berbeda dengan dinding sekitarnya.

Fungsi Tali Air

Fungsi tali air berbeda-beda dan sesuai dengan perletakannya pada bagian-bagian bangunan. Nah, berikut penjelasan fungsi tali air berdasarkan letaknya.

Tali Air Dinding dan Plin Lantai

tali air dinding & plin lantai
pinimg.com

Tali air yang berada pada perbatasan dinding dan plin lantai berfungsi untuk menghindari rembesan air atau cipratan dari plin lantai ke dinding tujuannya supaya dinding tidak mengalami kelembaban. Selain itu tali air ini juga fungsinya sebagai jarak yang menandai dan memisah finishing plin dan dinding. Menerapkan tali air pada dinding dan plin juga memengaruhi tampilan bangunan menjadi lebih rapi dan teratur. Letaknya berada di bagian bawah dinding yang bentuknya garis lurus.

Tali Air Dinding dan Kusen Pintu

tali air dinding & kusen pintu
pinimg.com

Tali air ini juga terletak pada bagian kusen pintu rumah yaitu batas antara dinding dengan kusen pintu. Tampilan tali air ini mengelilingi bentuk atau menyesuaikan arah kusen pintu. Ukuran pun sama dengan tali air pada dinding dan plin lantai. Sedangkan untuk fungsi tali air bagian ini yaitu sebagai jalur mengalirnya tetesan ataupun rembesan air supaya air tidak mengenai kusen, apalagi jika kusen yang dipakai itu adalah material dari kayu. Hal itu bisa menyebabkan kusen kayu rusak dan lapuk akibat terkena air. Selain itu, keuntungan dari segi estetika bangunan yaitu membuat garis pada batasan pintu yang mengikuti bingkai kusen sehingga terlihat rapi dan lurus. Nah, garis kecil itulah yang dinamakan tali air.

Baca Juga: Gypsum Adalah… Berikut 15+ Kelebihan dan Kekurangan Gypsum

Tali Air Dinding dan Plafon

tali air dinding & plafon
pinimg.com

Pada plafon sendiri jika tidak menggunakan kayu atau gypsum bisa menggunakan tali air dengan fungsi untuk memberi kesan bersih dan rapi dari bentuk garis lurus yang mengikuti bentuk setiap ujung plafon.

Tali Air Dinding dan Tangga

tali air dinding & tangga
pinimg.com

Ada yang menarik juga dari perletakan tali air pada bangunan ini, walaupun pada umumnya tali air hanya pada dinding, kusen dan plafon. Tetapi beberapa bangunan juga menerapkannya di antara dinding dan anak tangga. Hal ini membuat tampilan tangga menjadi lebih rapi.

Perlukah tali air pada bangunan?

Bagi kalian yang penasaran apakah tali air ini wajib ada pada setiap bangunan? Setelah menelusuri fungsi tali air berdasarkan letaknya. Kali ini wawasan mengenai tali air akan bertambah yaitu mengenai dampak jika tidak mengaplikasikan tali air pada bangunan.

Mengurangi segi astetika

Tali air memiliki peran penting sebagai garis tegas untuk memisahkan pertemuan pada bangunan yang sulit dikerjakan seperti antara dinding dengan plafon, kusen dengan dinding, dan sebagainya. Nah, dengan menerapkan tali air ini, finishing bangunan akan terlihat estetik dan rapi. Tanpa adanya overlap cat pada pekerjaan tersebut. Jika tidak menerapkan tali air, proses finishing akan terlihat kurang baik, tidak rapi, dan terjadi overlap cat juga.

Menimbulkan retak pada tembok

Di Indonesia, sering sekali terjadi bencana gempa. Hal ini biasa menyebabkan terjadi keretakan pada pertemuan kusen dengan dinding. Tentu saja timbulnya keretakan pada dinding akan mengurangi nilai estetika sebuah bangunan. Maka dari itu, tali air adalah salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Menimbulkan retak pada plafon

Sama halnya dengan tembok, plafon juga bisa retak dan tidak kuat jika tidak menggunakan tali air. Tali air bisa memberikan ruang gerak sebuah getaran pada sebuah dinding yang disebabkan pergeseran ataupun gempa.

Menyebabkan lembab pada kusen

Tali air juga berguna untuk melancarkan aliran air dan mempercepat kering dinding basah akibat rembesan air hujan. Pada kusen sendiri jika tanpa adanya tali air, tidak ada juga jalur untuk air yang merembes sehingga mengenai kusen dan menjadi lembab. Bila material kusennya kayu maka akan lapuk, sedangkan material kusen besi bisa berkarat.

Cara Memasang Tali Air pada Bangunan

tali air
tilt-up.org

Dalam membuat tali air itu tidak terlalu sulit. Namun yang membuat kualitasnya bisa bagus dan rapi dibutuhkan sedikit ketelitian.  Proses pembuatan tali air juga bisa secara manual atau dibuat sendiri tanpa tukang. Keuntungan membuat tali air secara manual yaitu dari segi waktu dan biaya lebih efisien. Walaupun begitu jika disarankan lebih baik pembuatan tali air dikerjakan oleh ahlinya saja supaya tidak terjadi kesalahan dan membuat pengeluaran lagi. Berikut ini tahap pembuatan tali air pada bangunan berdasarkan tutorial dari artikel fine home building oleh Joe Milicia.

Menyiapkan bahan dan alat tali air.

Sebelum memulai memasang tali air, siapkan terlebih dahulu bahan dan alat. Di antaranya yaitu tali air aluminium, lem konstruksi, paku, plemir tembok, palu, dan cat tembok.

Melakukan pengukuran lokasi untuk tali air.

pemasangan tali air
finehomebuilding.com

Salah satu syarat pemasangan tali air agar sukses yaitu pastikan tali air tidak bergerak saat dipasang. Pasangkan tali air aluminium dan gunakan sekrup untuk menahan sementara saat pengukuran. Setelah penempatan sesuai, kemudian tandai bagian yang akan dipasangkan tali air.

Memasang tali air pada area yang ditentukan.

pemasangan tali air
finehomebuilding.com

Kemudian pasang tali air aluminium dengan menggunakan lem konstruksi yang berkualitas tinggi, agar merekat dengan baik dan kuat. Hal ini dilakukan agar tali air tidak mudah bergeser untuk menghindari terjadinya retakan.

pemasangan tali air
finehomebuilding.com

Selain menggunakan perekat lem konstruksi, jangan lupa untuk menggunakan paku dengan jenis ring shank.

pemasangan tali air
finehomebuilding.com

Setelah bagian dasar tali air telah dipaku dan terpasang dengan baik dan benar, paku pada bagian bawah. Hal ini dilakukan agar sambungan merekat dengan baik dan menghindari adanya celah yang menyebabkan retakan.

Melakukan pembersihan dan tahap finishing tali air.

finehomebuilding.com
finehomebuilding.com

Jika semua tali air telah terpasang, langkah selanjutnya yaitu melakukan pembersihan dari kotoran atau noda yang muncul karena bekas pengerjaannya. Setelah itu lakukan pengomponan pada permukaannya dan pengecatan sebagai lapisan akhir, sesuaikan dengan warna tembok sekitar. Sedangkan untuk perawatan, hanya perlu dilap saja dengan kain basah jika terdapat noda atau kotoran.

Baca Juga: 6 Penyebab Tembok Retak dan Cara Memperbaikinya

Demikian beberapa penjelasan mengenai tali air pada bangunan. Dimulai dari pengertian dan fungsi tali air yang dilihat berdasarkan perletakannya, serta alasan kenapa tali air diperlukan, bahkan sampai dengan penjelasan cara membuat tali air pada bangunan. Semoga dengan penjelasan di atas, kalian bisa terbuka wawasannya mengenai detail pekerjaan tali air ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *