Renovasi Rumah Puas, Sebelumnya Perhatikan 10 Hal Berikut !

Dinding kamu sudah mulai retak ? atau atap rumah kamu mulai bocor ? itu pertanda kamu harus melakukan renovasi rumah agar kamu bisa dengan nyaman tinggal di dalam rumahmu.

Renovasi Rumah
Sumber: jayaiperialpark.com

Renovasi atau biasa kita kenal dengan istilah remodelling merupakan sebuah proses memperbarui, memperbaiki, menambahkan, merombak, serta menyempurnakan suatu struktur ataupun bentuk dari tampilan sesuatu hal.

Dalam dunia Arsitektur, renovasi sendiri memiliki makna sebagai sebuah proses untuk memperbaiki dan menyempurnakan suatu bangunan yang mengalami kekurangan nilai akan fungsinya. Renovasi juga tentu memiliki beberapa tujuan, diantaranya yakni :

  1. Untuk meningkatkan Kenyamanan
  2. Pemeliharaan serta memperbaiki nilai fungsi dari sebuah ruangan
  3. Meningkatkan nilai pemanfaatan akan fungsi suatu ruang
  4. Untuk menghemat energy yang dibutuhkan
  5. Serta meningkatkan nilai keamanan dari suatu bangunan

Tapi jangan salah, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum kamu melakukan renovasi rumah. Berikut ini, suryani studio telah merangkumnya dalam 10 hal penting yang perlu kamu perhatikan sebelum merenovasi rumah hunianmu agar terasa nyaman dan menawan. Yuks di simak bersama !

Renovasi Rumah
Sumber: Rumah123.com

1. Rencanakan Lebih Awal

Untuk kamu yang sudah memutuskan akan melakukan sebuah renovasi rumah, tentu kamu perlu merencanakannya jauh-jauh hari sebelumnya. Jangan melakukannya secara tergesa-gesa.

Kamu tentu perlu mempertimbangkan secara matang, produk serta material bangunan yang akan kamu gunakan. Pastikan juga kamu telah mempertimbangkannya dengan baik dalam  segi harga serta mutu material.

2. Pelajari Lingkungan Sekitar

Hal berikutnya yang perlu kamu perhatikan ialah memahami dengan baik struktur dari area dimana rumah kamu berada. Hal ini kerap kali dianggap remeh oleh beberapa pihak.

Padahal mengenal serta mempelajari karakter dari sebuah lingkungan merupakan suatu hal yang dapat kamu gunakan dalam memilih material yang akan kamu gunakan serta sebagai landasan bentuk rumah yang akan kamu renovasi.

Contoh, rumah kamu berada dilingkungan yang memiliki suhu panas serta kurang akan pepohonan. Maka sebaiknya kamu mendesian rumah kamu dengan menambahkan aspek green, agar dapat membuat suasana rumah kamu semakin sejuk dan menyenangkan.

Dan juga kamu bisa mendesain atap rumahmu untuk berada di posisi yang cukup tinggi, agar udara didalam rumah tidak akan terasa pengap walaupun berada dilingkungan yang cukup panas.

Baca Juga: 4 Cara Simpel Mengatasi Atap Bocor pada Rumah, Beserta Penyebabnya!

3. Memperhatikan Karakteristik Lahan

Memperhatikan karakteristik lahan dalam merenovasi rumah tentu merupakan sebuah hal untuk memperhitungkan faktor-faktor yang dapat bersifat negative, seperti halnya merenovasi pagar rumah yang dapat menghalangi pandangan/view suatu bangunan, yang pada hakikatnya hal tersebut tidak diperlukan.

4. Perhatikan Gaya Hidup

Buatlah desain renovasi yang dapat menunjang gaya hidup dari keluarga kamu. Kegiatan serta ritual keluarga tentu memiliki kebutuhannya masing-masing termasuk kebutuhan akan ruang. contohnya ruang publik untuk berkumpul dan hiburan, tempat yang tenang untuk membaca, dan area pribadi untuk para tamu, bekerja di rumah, dan tidur.

5. Pelajari Struktur Lama Dari Rumah Kamu

Hal berikutnya yang perlu kamau perhatikan ialah mengenali struktur dari rumah Kamu. Alangkah baiknya apabila kamu merenovasi rumah kamu, sesuai dengan kaidah-kaidah pembangunan yang diterapkan pada area dimana kamu berada.

Pelajari solusi terkait structural bangunan, apakah kamu menginginkan ide yang lebih berani atau ide yang lebih tertutup, namun kamu harus tetap mempertimbangkan anggaran dan keperluan jasa terkait renovasi yang akan kamu lakukan.

Renovasi Rumah
Sumber: Archify.com

Contohnya yakni renovasi rumah sederhana bernama Nerawang Joglo yang merupakan karya dari Studioindoneosia. Desain tersebut mengadaptasi struktur dari rumah adat tradisional Provinsi Jawa, yakni rumah Joglo.

Yang kemudian dipadukan dengan desain modern yang memiliki pola-pola serta bentuk geometris dan juga bahan bangunan yang modern namun tetap tampil sederhana.

6. Usahakan Menggunakan Material Yang Dapat Bertahan Lama

Usahakan untuk menggunakan material bangunan yang dapat bertahan lama. Selain itu, perhatikan juga unsur keamanan serta kesehatan dari material tersebut. Material yang memiliki kualitas tinggi namun harga cukup mahal bukan berarti merupakan material yang akan membuat kamu boros.

Sebagai contoh, saat kamu ingin mengecat tembok, kamu memiliki dua pilihan: Cat merk A dengan harga mahal namun kualitas bertahan lama, atau Cat merk B yang memiliki harga lebih murah namun kualitas rendah. Kira-kira yang mana yang akan kamu pilih saat kamu ingin berhemat ?

Jika kamu memiliki cat merk A, berarti kamu sudah bijak dalam memilih. Dikarenakan, apabila kamu memilih cat merk B. biaya yang akan kamu keluarkan saat ini mungkin lebih sedikit dibandingkan dengan merk A.

Namun cat merk B tidak dapat bertahan lama, sehingga kamu perlu mengecatnya secara berulang untuk mempertahankan estetika dari tampilan dinding kamu. Yang secara tidak langsung dapat memakan biaya yang tidak sedikit, sehingga yang tadinya mau menghemat, eh malah kebobolan.

7. Pertimbangkan Elemen Air

Renovasi Rumah
Sumber: mergersacquisitionsltd.com

Air merupakan elemen yang sangat vital dalam proses pekerjaan renovasi. Sehingga kamu patut untuk memperhatikan dengan cermat terkait jalur pipa, serta kapasitas pemanas air jika ada. Jangan sampai kamu menambahkan kamar mandi tanpa mengetahui terlebih dahulu jalur-jalur dari aliran air tersebut.

Kamu juga perlu mempertimbangkan jumlah batasan persediaan air yang kamu miliki. Jika kamu menambahkan fixture yang cukup, maka hal ini mengharuskan kamu untuk memperbaharui jalur pipa kamu menjadi lebih besar serta dapat bertahan lebih lama.

8. Memperbarui Panel Listrik

Selanjutnya ialah memperhatikan dengan seksama panel listrik yang ada pada rumah kamu. Jika kamu perlu untuk menambahkan ruang serta lantai rumah, tentu kamu perlu untuk memperbarui panel listrik yang ada. Selain itu, kamu juga perlu mengingat untuk menempatkan panel didalam ruang khusus.

Jika kamu masih memiliki sebuah jaringan kabel dengan model yang lama, proyek renovasi rumah kali ini bisa kamu jadikan sebagai alternative untuk mengatur kembali jaringan kabel kamu menjadi jaringan kabel dengan model yang terbaru.

9. Buatlah Desain Rumah Dengan Konsep Segala Zaman

Pada sebuah proyek renovasi rumah yang cukup sederhana, kamu jangan sampai juga menggunakan pikiran yang sempit untuk mendesainnya.  Pikirkanlah bahwa kamu menginvestasikan banyak uang serta waktu untuk mendesain kembali rumah kamu, jadi pastikanlah bahwa desain renovasi rumah kamu dapat bertahan lebih lama.

Baca Juga: Paduan Warna Cat Rumah yang Bagus dan Minimalis

Selain itu, saat kamu merencanakan sebuah rumah. Buatlah dengan konsep desain yang dapat sesuai dengan segala Zaman. Maka dari itu kamu perlu untuk mempertimbangkan desain dari segi aksesibilitas serta desain universal.

Jika bukan untuk diri sendiri, maka pikirkanlah desain tersebut untuk anak-anak serta orang lanjut usia yang kemungkinan akan datang berkunjung serta menetap dirumah kamu. Rumah dengan akses yang mudah tentu dapat memiliki nilai jual yang tinggi pula.

10. Libatkan Jasa Renovasi

Renovasi Rumah
Sumber: dreamiee.com

Tentunya untuk mendapatkan hasil renovasi rumah yang memuaskan, kamu tentu memerlukan jasa seseorang yang telah berpengalaman untuk merenovasi rumah.

Baca Juga: 10 Alasan Perlu Jasa Arsitek. Jangan Dilewatkan, Penting!

Mungkin hal ini akan membuat kamu mengeluarkan sedikit biaya untuk membayar jasa renovasi tersebut. Namun, hal tersebut tidak akan ada apanya bila kamu bandingkan dengan hasil yang akan kamu peroleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *