10 Cara Memperbaiki Plafon Triplek Rusak dan Bernoda

Cat Plafon Triplek Rusak

Plafon rumah merupakan salah satu elemen penting dan fungsional saat proses pembangunan rumah. Sebab plafon menjadi bagian dekorasi yang dapat menciptakan sentuhan estetika pada interior. Kalau plafon kita rusak, contohnya seperti plafon triplek rusak, bisa saja ruangan dalam rumah kita akan kotor.

Pada umumnya kegunaan plafon yaitu untuk kebersihan ruangan dari debu dan kotoran. Selain itu, menghambat dan menyesuaikan masuknya hawa dari cuaca panas dan cuaca dingin.  Sehingga pemilik rumah bisa menikmati hunian yang nyaman.

Material plafon memiliki banyak jenis dan beragam. Ada yang memakai plafon gypsum, GRC, plafon triplek, PVC, dan kayu lambersing. Saat ini yang paling populer dan jadi unggulan kalangan masyarakat yaitu plafon berbahan triplek karena menemukan bahan triplek terbilang gampang dan harganya juga terjangkau dari bahan plafon lainnya. Plafon berbahan triplek memiliki sifat yang ringan dan lentur sehingga mudah untuk membentuk berbagai macam desain untuk kepentingan estetika ruangan.

Baca Juga: Trend Material! Material Lantai, Dinding, serta Plafond Modern Terkini 2020

Walaupun begitu, semua bahan plafon memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing baik itu segi kualitas, harga, dan pemasangannya. Plafon triplek juga memiliki kelemahan. Nah apa yang membuat triplek bisa rusak?

Jawabannya adalah air dan api yang menjadi kelemahan material ini. Saat cuaca hujan, triplek akan sering terkena air rembesan sehingga muda rusak. Begitupun jika terkena dengan api, plafon akan mudah terbakar karena terbuat dari kayu dan mempercepat luapan api di ruangan. Hal inilah yang menyebabkan plafon jadi bernoda dan lebih parahnya bisa bocor. Dan itu sangat berbahaya.

Kerusakan pada bagian plafon rumah pastinya membuat penghuni tidak nyaman dan betah berada di rumah. Karena udara panas bisa masuk dengan bebas. Bahkan dapat mengundang hewan pengerat seperti tikus yang akan menggerogoti plafon.  Duh! Bikin ngeri ya?

Cara Memperbaiki Plafon Triplek Rusak

Jika suatu saat di rumah kamu plafon tripleknya rusak parah dan bocor. Kamu bisa memperbaiki plafon triplek rusak dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Sebelum Memperbaiki Plafon Triplek Rusak, Safety First!

Kamu harus mengenakan pelindung berupa masker debu, kacamata pelindung, dan sarung tangan untuk melindungi diri dari kotoran pada plafon.

Bersihkan Permukaan Plafon Triplek Rusak

Langkah berikutnya yaitu kebersihan. Permukaan plafon yang akan diperbaiki perlu dibersihkan terlebih dahulu. Cukup dengan menggunakan amplas untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang timbul akibat kerusakan. Setiap plafon yang mengalami bocor dan menyebabkan munculnya lubang biasanya meninggalkan banyak kotoran, debu dan lainnya.

Potong Bagian Plafon Triplek Rusak

Jika plafon triplek kamu tidak sepenuhnya rusak atau bocor, cukup memotong bagian plafon yang rusak dengan menggunakan gergaji lubang kunci, kemudian ukur area yang rusak agar bisa pas saat mengganti yang baru.

Ganti Plafon Triplek Rusak dengan Plafon Baru

Untuk kerusakan yang cukup parah, solusinya adalah harus diganti dengan triplek yang baru. Triplek bisa kamu beli di toko bahan bangunan terdekat. Jika membeli triplek, sesuaikan dengan kebutuhan. Setelah itu, lakukan pengukuran pada plafon yang rusak. Agar pengganti triplek yang baru bisa cocok dikenakan pada area yang akan diperbaiki.

Aplikasikan Plamir dan Perekat ke Sambungan Triplek

Kemudian mulai untuk memasang triplek baru pada plafon. Lalu aplikasikan plamir ke sambungan triplek.  Jangan lupa setelahnya gunakan perekat yaitu fiberglass tape. Kegunaan fiberglass tape untuk memperkuat ketahanan pada sambungan plafon yang telah dipasang. 

Proses ini merupakan bagian terpenting. Dan dalam mengerjakannya juga butuh kemampuan dan kesabaran yang cukup. Sebelum mengaplikasikan plamir, kamu perlu mengetahui cara membuat campuran plamir. Untuk campuran plamir dibutuhkan tiga bahan yaitu kalsium, lem dan air. Cara membuatnya sebagai berikut:

  • Terlebih dahulu siapkan tempat yang digunakan untuk mencampurkan bahan seperti ember
  • Campurkan kalsium dengan air secukupnya, dan aduk hingga merata
  • Kemudian tambahkan lem dan ratakan

Nah, mudahkan? Pastikan hasilnya tidak terlalu encer dan kental. Perbandingan pada umumnya sekitar 3 : 1 untuk lem dan kalsium.

Setelah fiberglass tape terpasang, aplikasikan kembali plamir untuk lapisan kedua agar ketahanan plafon bisa lama dan kuat. Seperti biasa, plamir dengan memakai kape skrap, dan tunggu sampai mengering sempurna. Pada umumnya plamir akan mengering sempurna selama sehari.

Jika plamir mengering, bersihkan kembali plafon tersebut. Gunakan amplas untuk menghilangkan sisa-sisa plamir agar permukaan bisa sama rata dengan plafon lainnya. Jika kamu membersihkan permukaan tersebut dengan amplas, pakailah amplas halus. Lakukan secara pelan dan hati-hati agar supaya tekstur plamir pada plafon tidak terkelupas.

Finishing Plafon Triplek

Tahap ini diakhiri dengan melakukan pengecetan sesuai warna plafon sebelumnya, dan bersihkan bekas perbaikan agar hasilnya terlihat baru dan bersih. Ingat! Penting untuk tetap memakai masker pelindung pada tahap ini. Agar cairan cat tidak menetes di wajah kamu.

Itulah cara memperbaiki plafon. Dengan mengikuti langkah di atas, solusi plafon triplek rusak kamu bisa teratasi.

Cara Memperbaiki Plafon Triplek Bernoda

Lalu, bagaimana dengan plafon yang bernoda?

Hampir setiap rumah akan mengalami masalah plafon bernoda. Penyebab plafon menimbulkan noda yaitu akibat bocornya genting. Hewan pengerat seperti tikus juga menjadi penyebab munculnya noda pada plafon. Sehingga pemandangan interior rumah menjadi buruk.

Nah, jika kamu memiliki plafon yang bernoda sebaiknya segera dibersihkan dan diperbaiki. Caranya gampang dan mudah untuk dipraktekkan tanpa perlu memanggil tukang. Kami akan menunjukkan caranya. Yuk simak!

Siapkan Bahan, Alat dan Pelindung

Seperti biasa, siapkan bahan dan alat sebelum memulai. Beberapa yang diperlukan diantaranya amplas, cat dinding, kape skrap, sarung tangan, kuas, sealer, roller dan tangga. Dan paling penting, memakai masker atau pelindung wajah agar debu dan kotoran tidak masuk ke mata, hidung dan mulut.

Bersihkan Plafon Triplek

Setelah semua perlengkapan siap. Langkah selanjutnya yaitu membersihkan plafon dengan menggunakan amplas dan kape skrap. Gunanya untuk menghilangkan kotoran dan permukaan menjadi rata. Sehingga nanti memudahkan pada proses dilakukannya pengecatan.

Oleskan Alkali Sealer

Kemudian plafon bernoda dioleskan dengan alkali sealer agar supaya hasil pengecatan tidak belang. Tunggu sampai benar-benar kering.

Pengecatan Plafon Triplek

Lalu dimulai pengecatan. Langkah ini dilakukan dengan dua tahap. Tahap pengecatan diawali dengan menggunakan campuran cat dinding dengan menambahkan 10 persen air dari jumlah cat. Kemudian pengecatan kedua dengan air sekitar 20 persen. Jangan lupa gunakan roller untuk mengecat.

Begitulah cara untuk membersihkan noda membandel pada plafon. Cukup mudah bukan? Setelah membaca ini, segeralah untuk mencobanya di rumah. Dan jangan biarkan noda di plafon kamu merusak pemandangan pada ruangan.  

Meskipun noda-noda hilang dan membuat plafon jadi bersih. Seiring waktu akan terjadi lagi jika kamu tidak melakukan perawatan pada plafon. Apalagi karena membersihkan plafon sangat merepotkan membuat penghuni merasa malas untuk membersihkannya dengan rutin.

Walaupun merepotkan, kamu tidak boleh meninggalkan banyak tumpukan debu di plafon karena plafon berbahan triplek lebih cepat kotor dibandingkan plafon gypsum. Sehingga penting untuk membersihkannya minimal sebulan sekali. Kamu cukup menyediakan sapu khusus dengan gagang yang panjang untuk menghilangkan kotoran pada permukaan plafon.

Begitu penting untuk memperhatikan kualitas dan kebersihan plafon rumah. Karena semakin baik dan terawat plafon di rumah kamu. Membuat interior semakin indah dan menambah estetika rumah. Demikianlah cara memperbaiki plafon triplek rusak dan bernoda. Semoga dengan artikel ini, plafon bermasalah di rumah kamu bisa teratasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *