2 Cara Menghitung Daya Listrik untuk Keperluan Rumah Tangga

Setiap rumah yang telah dialiri dengan jaringan listrik pasti telah dilengkapi dengan Meter Listrik serta MCB (Miniature Circuit Breaker) yang telah dipasang oleh staff Perusahaan Listrik Negara (PLN). Fungsi Meter Listrik tentunya untuk mengukur seberapa besar Arus Listrik yang kamu gunakan agar dapat menghitung besar tagihan listrikmu.

MCB merupakan akronim dari Miniature Circuit Breaker yang merupakan alat dengan fungsi untuk membatasi arus listrik yang kamu gunakan serta sebagai pengaman arus litrik dalam Instalasi Listrik rumahmu.

Dikatakan sebagai pengaman rumah, dikarenakan MCB dapat secara otomatis memutuskan aliran listrik rumah jika terjadi hubungan singkat (Short Circuit) serta juga memutuskan aliran listrik jika penggunaan daya listrik kamu telah melebihi batas maksimum pemakaian listrik yang telah ditentukan.

Hal ini dikarenakan jumlah pemakaian listrik di sebuah rumah, tidak mencerminkan besar kapasitas listrik yang terpasang pada rumah. Demikian juga sebaliknya.

listrik

Kamu mungkin sering mendengar atau membaca terkait istilah “listrik 450VA”, “listrik 1300 VA”, serta “listrik 2200 VA”. Istilah tersebut mengartikan nilai batas besaran daya listrik yang dapat kamu gunakan pada satu rumah.

Misalkan listrik di rumah kamu saat ini bernilai 1300 VA, maka total input listrik dari semua perangkat elektronik yang ada serta menyala di rumah kamu saat ini tidak dapat lebih dari angka 1300 VA.

Bukan berarti hal tersebut membatasi kamu untuk memiliki perangkat elektronik dalam jumlah yang lebih banyak. Selama input daya perangkat elektronik yang kamu nyalakan masih dalam batas 1300 VA, maka semuanya tidak masalah.

Namun, pertanyaan yang sering muncul ialah bagaimana cara menghitung daya listrik untuk keperluan rumah tangga?

Untuk memesan MCB atapun meningkatkan kapasitas MCB, kamu perlu terlebih dahulu untuk memperkirakan serta menghitung jumlah arus listrik yang kamu butuhkan untuk kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 7 Cara Plamir Tembok Rumah Sendiri dengan Rapi

1. Cara Menghitung Total Kebutuhan Daya Listrik

Alat-alat yang menggunakan saya listrik pada rumah kamu ialah :

  • 4 lampu besaran 25 watt (4 x 25) = 100 watt
  • Mesin cuci = 200 watt
  • Pemanas nasi listrik = 500 watt
  • Kulkas = 1200 watt
  • Televisi = 1000 watt

Maka total kebutuhan daya listrik untuk keperluan rumah tanggamu adalah 3000 watt. Jika dikonversikan menjadi VA maka yang daya listrik yang kamu butuh kan adalah 3750 VA.

menghitung daya listrik

2. Cara Menghitung Penghematan Penggunaan Daya Listrik

Sedangkan, selain mengetahui cara untuk menghitung daya listrik, tentu kamu perlu untuk mengetahui juga cara untuk menghitung penghematan penggunaan daya listrik untuk keperluan rumah tanggamu.

Pertama-tama, hal yang harus kamu ketahui terlebih dahulu ialah besaran listrik bernilai 1300 VA sama dengan besaran listrik yang bernilai 1.040 watt (1300 VA x 0,8 = 1.040 watt). Nilai 0,8 adalah nilai Faktor Daya yang sudah menjadi ketentuan langsung dari PLN. Hal tersebut juga berlaku pada kapasitas listrik yang bukan diangka 1300 VA. Seperti : 900 VA, 2200 VA dan sebagainya.

Dengan demikian, batas dari nilai pemakaian listrik yang sebenarnya dapat menjadi lebih jelas. Kapasitas listrik yang terpasang 2200 VA bukan berarti kamu bisa menggunakan pemakaian listrik sebanyak 2.200 watt. Melainkan kamu hanya bisa menggunakan alat elektronik dengan maksimal penggunaan daya sebesar 1.760 watt saja

Misalnya, perangkat elektronik yang ada di rumah kamu adalah :

  • 1 unit AC 1 pk = 500 watt
  • 1 unit kulkas = 140 watt
  • 1 unit coffee maker = 750 watt
  • 1 mesin cuci = 350 watt
  • 10 buah lampu = 18 watt
  • 1 unit kipas angin = 45 watt
  • 2 unit televisi = 128 watt

Langkah selanjutnya ialah kita kelompokan perangkat elektronik tersebut berdasarkan waktu penggunaannya, yakni seperti contoh berikut :

Digunakan bersamaan pada malam hari

  • 1 unit AC 1 pk = 500 watt
  • 1 unit kulkas = 140 watt
  • 2 unit televisi = 128 watt
  • 10 buah lampu = 18 watt

Dengan demikian, maka total daya yang kamu butuhkan untuk malam hari ialah sebesar = 540 watt + 100 watt + 180 watt + 254 watt = 1.074 watt

Digunakan bersamaan pada siang hari

  • 1 unit kulkas = 140 watt
  • 1 unit coffee maker = 750 watt
  • 1 mesin cuci = 350 watt
  • 1 unit kipas angin = 45 watt
  • 1 unit televisi = 128 watt

Maka, total daya yang kamu butuhkan untuk siang hari ialah sebesar = 100 watt + 750 watt + 350 watt + 45 watt + 128 watt = 1.333 watt

Dari kedua angka daya listrik yang dibutuhkan pada siang dan malam hari ialah 1.333 watt dan 1.074 watt untuk menyalakan perangkat elektronik . Dari data tersebut tersebut kita bisa melihat bahwa nilai terbesar yang dibutuhkan ialah pada siang hari dengan angka kebutuhan 1.333 watt.

Dikarenakan kapasitas listrik yang terpasang hanya sebesar 1300 VA atau sebanding dengan 1.040 watt, maka daya tersebut tidak cukup untuk mendukung kebutuhan kamu akan penggunaan semua perangkat elektronik yang kamu ingingkan.

Maka, untuk mengatasi permasalahan tersebut kamu harus meningkatkan nilai dari  kapasitas listrik yang saat ini sedang terpasang di rumah kamu, yakni menjadi 2200 VA atau setara dengan 1.760 watt.

Baca Juga: Kontraktor Itu Apa Sih? dan Apa Saja Tugasnya?

Dengan demikian, masih tersisa 427 watt daya listrik yang dapat kamu gunakan bila terjadi keperluan urgent yang tidak terduga. Nilai sisa itulah yang kemudian menjadi cadangan listrik untuk bisa kamu gunakan dengan bebas. Intinya, selama kamu masih dalam batas kapasitas listrik 2200 VA (1.760 watt), maka perangkat akan tetap bisa menyala tanpa ada masalah.

Namun untuk kamu yang dikemudian hari ingin menambahkan pemakaian alat elektronik namun tidak ingin meningkatkan angka daya listrik rumahmu, maka kamu perlu untuk me-manage dengan baik pemakaian listrik agar sesuai dengan kebutuhan pokok yang kamu perlukan.

Sehingga peralatan elektronik yang tidak terlalu urgent bisa kamu nonaktifkan sementara waktu, agar daya listrik pemakaianmu tidak melebihi batas daya listrik pada rumahmu. Sayangnya, alternatif tindakan yang sederhana ini, seringkali terlewatkan bahkan malas untuk dikerjakan.

menghitung daya listrik

Jika kamu mau berniat untuk mencoba mengerjakannya, perlahan-lahan kamu pasti akan terbiasa. Ketika kebiasaan itu sudah terbentuk, maka penyelesaian masalah keterbatasan kapasitas listrik yang terpasang di rumah akan menjadi lebih mudah untuk ditemukan jalan keluarnya.

Ketika sebuah perangkat elektronik kamu matikan agar kamu dapat menyalakan perangkat elektronik yang lain, maka secara tidak langsung kamu telah mengatur serta mengehemat dengan baik pemakaian listrik yang benar-benar kamu butuhkan.

Jika memang dengan mengatur waktu pemakaian perangkat elektronik di rumah bisa kamu kerjakan dengan benar, maka sangat mungkin untuk kamu menurunkan kapasitas daya listrik yang terpasang pada rumahmu.

Baca Juga : Biaya Jasa Arsitek Mahal? Segini Harga Jasa Arsitek Indonesia, 3 Digit!

Seperti pada contoh di atas, bahwa sangat mungkin untuk kamu mengatur waktu pemakaian perangkat yang ada, sehingga nilai kapasitas listrik dapat kamu diturunkan dari angka 2200 VA menjadi 1300 VA.

Jika kamu memang berniat untuk menghemat pemakaian listrik pada rumahmu, maka satu-satunya cara yang dapat kamu lakukan ialah dengan memiliki pengalaman berada dalam situasi yang serba terbatas. Dengan begitu, kamu akan mengerti bagaimana rasa saat berada di situasi yang kekurangan akan listrik.

Inovasi baru kamu pasti akan muncul untuk mengatasi rasa kekurangan tersebut. Seperti yang di nyatakan sebelumnya, mau tidak mau salah satu perangkat yang ada pada rumahmu, harus kamu matikan agar perangkat lainnya  dapat kamu aktifkan.

Cara yang terbaik untuk kamu sebelum memutuskan untuk menurunkan nilai dari kapasitas listrik yang terpasang pada rumahmu ialah dengan menahan nilai kapasitas listrik yang kamu gunakan saat ini agar tidak dinaikkan.

Itulah cara untuk menghitung daya listrik yang kamu butuhkan untuk keperluan rumah tangga, serta cara untuk menghemat serta memilih kapasitas listrik yang benar-benar kamu perlukan untuk rumah tinggalmu. Semoga bermanfaat.

Author : Ramadhani Haq al Badri, 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *