Mengenal Lantai Parket, Termasuk Kelebihan dan Kekurangannya

Lantai parket
Sumber : Pinterest.com

Istilah parket sendiri sebenarnya berasal dari bahasa asing, yakni parquette, yang bermakna potongan-potongan kayu yang kemudian disusun sehingga menjadi penutup lantai. Jadi secara singkatnya, Lantai parket merupakan salah satu pelapis lantai yang memiliki komponen utama kayu.

Parket juga merupakan material lantai yang sangat populer di kalangan masyarakat, karena motifnya yang beragam serta unsur kayu yang menghadirkan kesan alamiah pada bangunan. Varian yang dimiliki dari jenis lantai parket juga terbilang lumayan banyak.

Salah satunya yakni jenis parket solid wood, parket ini terbuat dari kayu kecil seperti halnya kayu jati serta jenis engineering parket lainnya, yang kemudian pada bagian atas dilapisi dengan veneer dan pada bagian bawahnya dilapisi dengan bahan multiplek atau plywood.

Material lantai ini sangat di recommended kan untuk diaplikasikan pada area yang memiliki suhu udara yang cukup rendah, dikarenakan parket ini dapat memberikan kehangatan terhadap ruangan.

Selain itu, lantai tersebut juga dapat dengan mudah untuk dirawat, hanya dengan menggunakan vacuum cleaner, kamu bisa merawat lantai rumahmu dengan lebih baik.

Baca Juga : Mengenal Berbagai Jenis Lantai Kayu

Daftar Harga Lantai Parket|

Untuk kamu yang masih bingung dengan harganya, berikut daftar harga lantai parket di tahun 2019.

No. Jenis Produk
Parket
Dimensi Tebal Isi
(Pcs)
Luasan
(m²)
Harga
(/Box)
1. Parket Premier19,6 cm X 1,21 m8 mm9
pcs
2,145 378,000
2. Parket Kangbang19,3 cm X 1,2 m 8 mm10 pcs 2,41 400,000
3. Eazy Floor (Ac4)19 cm X 1,2 m 8 mm10 pcs 2,41 413,000
4. Kendo (Ac4)19,6 cm X 1,215 m 8,3 mm 8 pcs 1,905442,000
5. Golden Crown19,5 cm X 1,215 m 8,3 mm 8 pcs 1,8954 398,500
6. Green Floor19,3 cm X 1,2 m 8 mm 8 pcs 1,85 393,500
7. Interwood 19,3 cm X 1,283 m 8 mm 8 pcs 1,9809 466,500
8. Selgrid 19,5 cm X 1,215 m 8 mm 8 pcs 1,8954 423,000
9. Zebrano 19,7 cm  X  1,215 m 8,3 mm 10  pcs 2,39 443,000

Pola-pola Lantai Parket

Parket yang merupakan material lantai dari kayu juga memiliki pola-pola yang unik yang dapat kamu pilih untuk menjadi lantai rumahmua. Untuk itu, berikut pola-pola dari lantai parket yang perlu kamu ketahui.

1. Herringbone

Pola ini termasuk kategori tradisional, namun kepopulerannya masih tetap terjaga hingga saat ini. Pola ini dinamakan dengan pola Herringbone dikarenakan bentuknya yang zig zag menyerupai tulang ikan Herringbone. Apabila kamu memiliki ruang yang cukup sempit, maka pola yang diagonal seperti herringbone ini dapat kamu aplikasikan untuk membuat ruanganmu terkesan lebih luas.

2. Chevron

Pola berikutnya yang tidak kalah populer dengan Herringbone yakni pola Chevron. pola ini merupakan variasi dari pola Herringbone, hanya saja pola ini jauh lebih teratur. Parket dalam pola chevron dipasang dengan bentuk meneyrupai anak panah.

Pada umumnya, pola chevron identic dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan versi Herringbone, hal ini dikarenakan Chevron memiliki tingkat kesulitan diatas Herringbone. Walaupun seperti itu, pola lantai ini sangat recommended kamu aplikasikan pada rumah dengan gaya kontemporer.

3. Basket Weave

Basket weave merupakan pattern yang dapat dipasang pada lantai maupun juga dinding, hal ini tergantung dari pilihan kamu. Pada umumnya, pola tersebut hanya menggunakan satu warna saja.

Namun jika kamu ingin lantaimu tetap terlihat berbeda, maka  kamu dapat mencampurkan beberapa motif kayu yang berbeda warna untuk membuatnya semakin menarik.

Tapi kamu harus berhati-hati dalam pemilihan warnanya, agar desain kamu tidak terlihat tacky.  

4. Brick (Batu Bata)

Sesuai dengan Istilahnya, pola ini hampir mirip dengan pola batu bata yang sudah sering kamu jumpai. Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa pola ini terlalu sederhana serta kadang  membosankan.

Namun, pola ini dapat kamu gunakan untuk memberikan batas serta garis pemisah pada ruangan kamu. Pattern ini juga dapat kamu padukan dengan warna motif parket yang berbeda, agar desain lantai kamu akan terlihat lebih cantik dan menawan.

Baca Juga : 15 Model Keramik Lantai Rumah yang Elegant

Kelebihan dan kekurangan lantai parket
Sumber : Pinterest.com

Kelebihan dan Kekurangan Lantai Parket

Nah, sebelumnya sudah dibahas mengenai pengertian, harga serta pola dari lantai parket. Berikut ini merupakan penjelasan terkait kelebihan serta kekurangan yang dimiliki oleh lantai parket yang perlu kamu ketahui sebelum menggunakannya.

Kelebihan

1. Memberikan kesan kehangatan

Secara alamiah, kayu adalah material yang dapat menghantarkan panas serta menyimpannya untuk beberapa waktu. Maka dari itu, rumah yang berlantai parket akan terasa lebih hangat apabila dibandingkan dengan menggunakan keramik, sehingga sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah yang terletak di dataran tinggi.

2. Bersifat Alami serta Terlihat Elegant

Daya Tarik yang paling kuat yang dimiliki oleh lantai parket ialah kesan alaminya yang sangat kuat. Lantai parket bisa diandalkan untuk memberikan sentuhan natural pada desain rumah kamu.

Bagi para penggemar material kayu, pesona lantai ini tentu akan terlihat sangat menawan. Finishing yang diberikan pada lantai parket juga akan membuatnya terlihat lebih mengkilap serta mewah.

3. Dinamis

Lantai parket memiliki sifat dinamis, sehingga sangat pas diterapkan pada interior dengan gaya  tradisional hingga modern. Khusus pada ruangan modern yang umumnya terlihat kaku, kamu bisa menghilangkan kesan kaku tersebut dengan mengaplikasikan lantai parket pada ruanganmu.

Sifat elastis parket tersebutlah yang akan seketika menjalar ke setiap sudut interior, sehingga dapat menciptakan panorama desain yang lebih cantik serta indah, tanpa lagi ada rasa kaku yang melekat.

4. Safety

Dikarenakan strukturnya yang tidak terlalu padat, maka lantai ini tergolong kedalam kategori safety flooring untuk diterapkan pada rumah tinggal. Saat seseorang jatuh pada permukaanya, resiko terjadinya cedera akan sangat kecil, hal ini dikarenkan tektur tekstur parket yang halus serta ringan.

5. Proses Pemasangannya Jauh Lebih Mudah

Tidak seperti lantai keramik, Lantai Parket dapat dengan mudah untuk dipasang sebagai material lantai. Kamu cukup menyusun potongan-potongan lantai parket menggunakan bantuan perekat (lem).  Lalu menyusunya sesuai dengan pola yang kamu inginkan.

Kekurangan

1. Warnanya Mudah Memudar

Salah satu kekurangan lantai parket yang paling mencolok ialah warnanya mudah untuk mengalami pemudaran. Terlebih jika lantai kamu sering terpapar langsung oleh sinar matahari.

Finishing ulang secara berkala akan sangat direkomendasikan untuk kamu dalam mengembalikan pesona lantai parket pada rumahmu.

2. Rentan Terhadap Kelembaban serta Mudah Membusuk

Selain mudah untuk memudar, Lantai parket juga rentan untuk berada di ruangan dengan kelembaban yang cukup tinggi. Dikarenakan lantai parket mudah sekali mengalami pelapukan serta mudah membusuk apabila terkena air.

Jadi buat kamu yang ingin menggunakan lantai parket, janganlah membersihkannya menggunakan air, melainkan cukup menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan debu serta kotoran yang menempel pada lantai parket.

3. Mudah Tergores

Kekurangan lain dari lantai parket ialah lantai ini mudah mengalami goresan, berbeda halnya dengan lantai keramik. Apabila permukaan dari lantai ini terkena benda tajam, maka akan memiliki bekas yang terlihat dan sulit untuk dihilangkan.

Lantai parket tidak direkomendasikan untuk kamu pasang pada area yang sering dilalui oleh hewan pemeliharaan.

4. Rawan Terhadap Serangan Rayap

Material kayu rawan terhadap serangan rayap, tidak terkecuali dengan lantai parket. kamu perlu memberikan perlakuan khusus untuk menjaga lantai parket mu agar tidak mudah terkena serangan rayap. Yakni misalnya dengan memberikan obat ataupun penghalau serangga pada saat pemasangan lantai parket.

Selain itu, kamu juga perlu mengecek kondisi lantai di rumah kamu secara berkala, dikarenakan kehadiran rayap sedikit saja dapat merusak lantai parket rumahmu dalam waktu yang sangat cepat.

5. Perawatannya Sulit

Dikarenakan mudah terkena serangan rayap, maka tentu lantai ini memerlukan perawatan yang rutin. Merawat lantai parket adalah tugas yang cukup sulit.

Sebagai contoh, lantai rumah yang menggunakan lantai parket tidak boleh disapu, dikarenakan bulu sapu akan mengikis finishing lantai secara perlahan yang dapat membuat pesonanya memudar.

Di sisi lain, jika kamu kurang bersih dalam merawatnya, maka serat-serat lantai parket dapat menjadi sarang kuman serta bakteri.

Author : Ramadhani Haq al Badri, 2020.

Baca Juga : 20 Inspirasi Desain Lantai Granit untuk Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *