Kelebihan dan Kekurangan Baja Ringan Untuk Atap Rumah

Rumah merupakan tempat kita berlindung dan mengistirahatkan diri. Hal tersebutlah yang mendasari alasan mengapa kamu harus teliti dalam mendesain rumah impianmu.

Baca Juga : 20 Contoh Desain Rumah Sederhana dan Minimalis

Atap Baja Ringan
Atap Baja Ringan

Memilih bahan serta material bangunan rumah tidaklah mudah. Termasuk pemilihan material untuk rangka atap. Saat ini, sudah ada penemuan material rangka atap terbaru, yakni rangka atap baja ringan.

Rangka atap ini memang sedang hangat diperbincangkan dalam bidang konstruksi. Rangka atap ini merupakan rangka baja dengan mutu tinggi yang ringan serta tipis, namun fungsinya setara dengan baja konvensional. rangka atap ini juga termasuk kedalam jenis baja yang dapat dibentuk setelah didinginkan,

Rangka atap tersebut diciptakan agar dapat memudahkan dalam perakitan konstruksi. Walaupun tipis, baja ringan memiliki kekuatan daya tarik yang tinggi yakni berkisar 550 MPa, sementara baja lain pada umumnya hanya berkisar 300 MPa.  Ketebalan dari baja ringan yang beredar saat ini hanyalah  berkisar 0,4mm hingga 1mm.

Namun, yang perlu kamu ketahui. Bahwa setiap hal tentu memiliki kekurangan dan kelebihan. Sama halnya dengan rangka atap ini. Dibalik keunggulannnya, juga terdepat kekurangan yang harus kamu ketahui sebelum mengaplikasikannya pada rumahmu.

Berikut kelebihan dan kekurangan rangka baja ringan untuk atap rumah yang perlu kamu simak baik-baik.

Kelebihan dari Atap Baja Ringan

  • Ringan Serta Mudah Dipasang

Seperti dengan istilahnya, berat dari atap ini hanya berkisar ± 9 kg/m2. Sifatnya yang cukup ringan dapat dengan mudah untuk dipasang sebagai rangka atap. Sehingga menghemat biaya penyewaan jasa tukang dan dapat menghemat waktu.

Rangka atap bahkan memiliki sistem sambungan yang cukup mudah. Kamu bisa menyambungkannya dengan baut besi, keling, sekrup ataupun dengan cara di las.

  • Kuat serta Tahan Lama

Walaupun memiliki berat yang cukup ringan, rangka atap ini memiliki kekuatan yang sangat kuat dibandingkan dengan rangka atap baja lainnya. Selain itu, materialnya tidak akan mudah berkarat serta tahan dalam menghadapi cuaca yang ekstrim, sehingga dapat memberikan perlindungan yang maksimal untuk rumah hunianmu.  

Kualitas dari bahannya bahkan sudah disempurnakan sehingga tahan lebih lama dibandingkan dengan rangka atap kayu yang mudah keropos serta  atap baja konvensional yang mudah berkarat. Meskipun ringan serta lebih tipis dari baja pada umunnya, material ini tidak mudah memuai dan menyusut.

  • Mudah dibentuk serta di Sambung

Setiap orang tentu memiliki desain rumah impian tersendiri, namun terkadang sulit untuk direalistiskan dikarenkan desainnya yang terbilang rumit. Apalagi pada desain atap. Namun kamu jangan khawatir, kini rangka atap baja ringan hadir dengan menawarkan berbagai solusi desain untuk rumah impianmu.

Dikarenakan Baja ringan bisa dengan mudah untuk dipotong serta dibentuk untuk mengikuti bentuk dari  rangka atap yang kamu inginkan. Setelah terpasang, kamu bisa menyambungkannya dengan jenis atap lainnya dengan menggunakan material penghubung baja.

  • Tegangan Tarik Tinggi

Rangka atap memiliki kelenturan yang tinggi dibandingkan dengan  jenis atap lainnya. Kelenturan dari rangka atap sangatlah penting, hal  ini dikarenakan semakin besar tegangan tarik atap, maka semakin banyak pula energi yang dapat diserap.

Berbeda halnya dengan baja konvensional, tegangan tarik yang dimiliki atap ini terbilang cukup tinggi. Tegangannya berkisar 550 Mpa. Tegangan tarik tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan atap baja konvensional yang memiliki tegangan tarik hanya berkisar 300 Mpa.

  • Dapat Didaur Ulang

Keunggulan lainnya dari atap baja ringan ialah sisa dari atap baja ringan yang telah terpakai dapat digunakan kembali untuk bagian lain konstruksi dikarenakan sifatnya yang kuat serta dapat beratan dalam waktu yang lama.

Mengaplikasikan atap baja ringan pada desain rumahmu juga dapat mendukung program pemerintah untuk menghemat penggunaan kayu. Dengan kamu menghemat kayu, kamu dapat menghentikan aktivitas penebangan pohon dan dapat membantu melestarikan hutan serta lingkungan di sekitar kamu.

  • Mempunyai Sifat yang Seragam karena Diproduksi Pabrik.

Baja ringan yang diproduksi dipabrik tentu memiliki kekuatan yang konsisten. Baja yang diproduksi tentu memiliki standar mutu yang seragam sehingga kualitasnya tidak mengalami perubahan dalam penggunaannya.

  • Tahan Terhadap Rayap

Hal ini merupakan salah satu kelebihan dari penggunaan rangka atap baja ringan apabila dibandingkan dengan kayu. Dikarenakan baja ringan tidak terpengaruh oleh serangan rayap.

Maka dari itu, rangka atap baja ringan dapat bertahan cukup lama. Dalam kondisi tertentu, atap baja ringan tidak memerlukan pemeliharaan maupun perawatan yang intens. Sehingga dapat mengehemat biaya perawatan dalam jangka waktu pemakaian. 

Kekurangan dari Atap Baja Ringan

  • Harga Relatif Mahal

Ada kualitas, tentu ada harga. dikarenakan kualitasnya yang cukup tinggi serta segala keunggulannya, maka tidak heran apabila harga dari atap baja ringan terbilang cukup mahal. Harganya  dihitung per 6 cm, dimulai dengan kisaran harga Rp. 30.000,- hingga Rp. 120.000,-  tergantung dari jenis/merk yang kamu gunakan.

Harga tersebut tentu belum termasuk dengan kelengkapan lainnya seperti halnya reng, alumunium foil, sekrup, kanal, hingga dengan genteng metal untuk kelengkapan atap rumah.

  • Mudah Terbawa Angin

Sayangnya, dikarenakan sifatnya yang cukup ringan, atap ini dapat dengan mudah terbawa oleh angin jika tidak terpasang dengan benar. Apabila kamu hanya menggunakan baut sebagai system sambungan, maka rangka atap kamu dapat dengan mudah terbawa oleh angin apabila ada angin besar yang tertiup disekitar rumahmu.

  • Tampilan Acak-acakan

Struktur atap rumah tentu harus mampu menampung beban atap yang cukup berat. Semakin berat jenis penutup atap yang kamu gunakan, maka pemasangan kerangka atappun harus sedemikian rapat. Semakin rapat, tentu akan semakin baik.

Hal tersebut merupakan salah satu nilai tambahan untuk power fondasi rumah kamu, Namun jika ditelusuri dari segi estetika, kerapatan dari kerangka baja ringan dapat merusak estetika bangunan.

Terutama pada rumah minimalis. Kerangka atap yang hanya menggunakan baja ringan harus dilapisi dengan menggunakan plafon agar kerangka baja ringan tidak terlihat.

  • Mudah Roboh Jika Tidak diperhitungkan dengan Baik

Atap baja ringan yang menggunakan sistem berbentuk jaring agar dapat membangun atap yang kuat serta tahan lama. Namun, jaring dan kerangka tersbeut dapat sangat berbahaya jika tidak diperhitungkan dengan benar. Maka dari itu, pemasangan rangka atap baja ringan ini memerlukan orang yang ahli untuk perhitungan pemasangannya. Kegagalan saat menghitung konstruksi atap rumah dapat berakibat fatal pada desain rumah hunianmu.

  • Tidak dapat diekspos

Berbeda halnya dengan rangka atap kayu, rangka atap baja ringan tidap dapat diekspos. Hal ini dikarenakan berbagai alasan. Yang pertama, tampilannya yang kurang rapi tentu akan mengurangi estetika dari rumah hunianmu.

Kedua, material yang trepapar sinar matahari langsung dapat membuat rumah hunianmu terasa sedikit hangat dikarenakan besinya yang mengalami penguapan. Itulah mengapa atap jenis baja ringan tertutupi oleh kayu atau genteng.

Untuk menyerap panas dari efek penguapan besi, serta dapat membuat penampilan atap jauh lebih rapi dan berestetika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *