Mengenal 2 Jenis Batako Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Hallo readers, back again to our blog.

Nah, buat kamu yang lagi ingin merancang sebuah bangunan baik itu rumah hunian ataupun sebagainya, kamu tentu ingin bangunan kamu memiliki ketahananan yang kuat dan bertahan lama.

But, by the way kamu tau tidak sih, material dinding apa yang sering digunakan untuk membangun suatu bangunan?

Alright! Jawabannya Batako.

Batako

Batako merupakan salah satu material dinding yang terbuat dari adonan campuran pasir, kericak, semen, dan air. Proses memproduksi batako melalui proses pembakaran agar kokoh serta tahan lama, kemudian dicetak berbentuk balok dengan ukuran tertentu.

Untuk memperoleh kualitas batako yang terbaik, kamu harus mengetahui cara untuk memilih batako yang baik dan benar. Sebenarnya kualitas dari batako yang paling baik ialah yang dibuat menggunakan mesin.

Sebelum kamu membeli, kamu sebaiknya perlu menanyakan terlebih dahulu kepada penjual ataupun produsen mengenai komposisi dari bahan untuk membuat batako. Komposisi dari campuran batako yang paling recommended ialah pasir 75%, semen 20%, serta air 5%.

Komposisi tersebut adalah standar baku yang sudah ditetapkan oleh Departemen Pekerjaan Umum (1986). Kepadatan serta komposisi campuran yang tepat, juga dapat terlihat dari penampilan pori-porinya.

Batako yang memiliki kualitas baik tentu memiliki tampilan pori-pori yang jauh lebih padat, tertutup, dan tidak terdapat rongga-rongga pada permukaan serta lapisan luarnya. Permukaanpun terlihat rata serta halus.

Baca Juga : 20 Contoh Desain Rumah Sederhana dan Minimalis

Kamu juga perlu tau kalau pada dasarnya, batako hanya terbagi atas dua jenis, yakni Batako Putih (trass) dan Batako Press (Semen). Untuk lebih spesifiknya, simak pembahasan berikut ini:

Batako Trass atau Batako Putih

Dikarenakan warnanya yang putih, batako ini akhirnya disebut dengan istilah Batako Putih. Adapula yang sering menyebutnya dengan istilah Batako Trass, karena selain putih, batako ini memang terbuat dari Trass.

Batako Putih terbuat dari campuran adonan trass, batu kapur, serta air. Trass merupakan jenis tanah lapukan batu-batu gunung berapi, biasanya warna dari Batako Putih ini yakni putih dan putih kecoklatan.

Batako Putih atau Batako Trass

Ukuran dari batako putih ini bervariasi, mulai dari ukuran 8cm x 14cm x 25cm hingga 10cm x 18cm x 30cm (panjang x lebar x tinggi). Dalam 1 m2 biasanya kamu bakal membutuhkan 20 hingga 25 buah batako putih.

Buat kamu yang penasaran dengan kelebihan serta kekurangan dari jenis batako putih, berikut penjelasannya:

Kelebihan Batako Trass atau Batako Putih

  1. Pemasangan batako trass/ putih relatif lebih cepat
  2. Harga dari batako putih relatif murah

Faktor harga menjadi daya tarik utama dari pemilihan jenis batako putih. Harga batako putih terbilang sedikit lebih murah dibandingkan dengan batako lainnya. Pemasangannya pun lebih sederhana dan mudah untuk dikerjakan.

Kekurangan Batako Trass atau Batako Putih

  1. Batako putih memiliki kekuatan yang sedikit lebih rapuh
  2. Mudah pecah dibandingkan dengan batako semen
  3. Batako putih dapat menyerap air sehingga menyebabkan keadaan tembok kadang lembab
  4. Dinding batako putih juga kadang mudah retak
  5. Jumlah rangka beton pengaku yang digunakan juga relatif lebih banyak

Saat pemasangan, kamu perlu hati-hati. Batako jenis ini lebih rapuh dibandingkan batako semen. Dikarenakan komponennya mudah lepas, apalagi saat kamu memasangnya dengan kondisi basah. Karena kerapuhannya, potensi untuk retak rambut jauh lebih besar.

Sifat batako putih bisa membuat dinding memang mudah lembap dan semakin rapuh. Dinding juga dapat lebih mudah berjamur. Jika hal tersebut terjadi, tentu akan sangat tidak memberikan efek kesehatan bagi para penghuni bangunan. Ditambah dengan balok dinding dapat dengan mudah menyusut dan terjadi pemuaian dikarenakan adanya perbedaan suhu luar dan dalam.

Batako Press atau Batako Semen

Batako press terbuat dari semen portland dan pasir kasar yang dicampur hingga merata, kemudian dipress dengan cetakan yang khusus. Batako jenis ini biasanya memiliki dua atau tiga lubang di sisinya yang berfungsi untuk diisi oleh campuran pengikat.

Ukuran yang dihasilkan dari batako jenis ini bervariasi, mulai dari ukuran Panjang 35cm-40cm, dengan lebar 7cm-10cm dan tinggi 17cm-20cm. Harganyapun bervariasi sesuai dengan ukuran yang dihasilkan. Namun, harganya terbilang cukup mahal dibandingkan dengan batako putih, dikarenakan proses pembuatannya yang menggunakan mesin.

Batako Press atau Batako Semen

Batako press dibuat dengan menggunakan mesin, sehingga hasilnyapun rapi dan presisi. Dinding yang menggunakan jenis batako press dapat selesai dalam waktu yang relatif singkat, dikarenakan ukurannya yang terbilang cukup besar. Jenis batako press memiliki sifat kedap air, sehingga potensi dinding lembap juga semakin berkurang.

Pemakaian dinding batako press juga menggunakan rangka beton yang sedikit, sehingga dapat mengurangi anggaran keperluan biaya pembangunan. Namun perlu orang ahli dalam pemasangannya, agar tidak timbul keretakan rambut saat pemasangannya.

Berikut, penjelasan lebih detail terkait kelebihan serta kekurangan dari Batako Press:

Kelebihan Batako Press

  1. Batako Press memiliki sifat kedap air, sehingga resiko terjadinya rembesan air maupun tembok lembap juga semakin berkurang
  2. Pemasangan batako press jauh lebih cepat dibandingkan dengan dinding bata merah maupun dinding batako trass, hal ini dikarenakan ukuran dari batako press yang lebih besar
  3. Batako press memerlukan rangka beton pengaku yang relatif lebih sedikit, yakni kisaran 9 – 12 m2 luas perbidang dinding
  4. Ukuran dari material batako press jauh lebih presisi dan seragam, hingga dapat mengurangi penggunaan spesi serta material plester dan aci
  5. Ketersediaan dari material batako press jauh lebih terjamin, dikarenakan proses pembuatannya tidak terlalu bergantung dengan musim

Hal ini yang membuat batako press (semen) lebih baik dibandingkan dengan batao putih. Hal ini dikarenakan batako press kedap air. Dengan begitu, dinding ini sangat direkomendasikan untuk digunakan  pada dinding luar bangunan dan ruang lain yang sering terkontaminasi dengan elemen air.

Hal ini dikarenakan batako press tahan terhadap air dan memiliki struktur yang lebih padat, tentunya batako ini jauh lebih kuat apabila dibandingkan dengan batako trass. Batako jenis ini  bisa menjadi pelindung bangunan yang baik.

Kekurangan Dinding Batako Press

  1. Mudah terjadi retakan apabila pemasangan tidak sesuai
  2. Mudah untuk dilubangi dan dipecah, dikarenakan terdapat rongga pada bagian tengahnya
  3. Memiliki sifat penyerap panas sehingga dapat membuat ruangan menjadi lebih panas

Itulah jenis-jenis dari batako termasuk kelebihan dan kekurangannya. Untuk kamu para readers yang masih bingung untuk menentukan material dinding yang cocok untuk membangun bangunan kamu, kamu bisa konsultasikan langsung ke arsitek atau para kontraktor lainnya.

Agar bangunanmu dapat menggunakan material yang tepat dan teraktual, jangan sampai salah pilih! Semoga artikel kali ini bermanfaat untuk kamu para readers.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *