10 Arsitek Perempuan Terbaik di Dunia Beserta Karyanya

Siapa bilang dunia desain dan arsitektur hanya di dominasi oleh kaum pria? Kesetimpangan gender saat ini masih terngiang di telinga, apalagi jika dikaitkan dengan sosok perempuan dengan pekerjaan yang berat dan hanya cocok untuk pria. Sebut saja dalam bidang arsitektur, profesi arsitek sering dianggap hanya diperuntukkan untuk pria. Padahal banyak lho arsitek-arsitek perempuan yang juga tidak kalah jago dan berprestasi dari arsitek pria. Berikut ini adalah deretan nama arsitek perempuan di dunia yang terbaik beserta karya mereka yang masterpiece. Check this out!

1. Zaha Hadid

arsitek perempuan
britannica.com

Dame Zaha Hadid, biasa dikenal dengan nama Zaha Hadid, lahir pada tanggal 31 Oktober 1950 dan meninggal pada 13 Maret 2016.  Arsitek perempuan ini merupakan arsitek Inggris kelahiran Baghdad, Irak dan berasal dari keluarga Muslim kelas atas. Ia dikenal dengan khas desain arsitekturnya yang bergaya dekonstruksi. Selain itu, Zaha Hadid adalah seorang muslim pertama dan juga wanita pertama yang mendapatkan penghargaan arsitektur bergengsi yaitu Pritzker pada tahun 2004. Berbagai penghargaan lainnya juga ia raih karena desain bangunannya yang anti mainstream dan unik.

Perjalanan pendidikannya dimulai di Universitas Amerika yang berada di Beirut Lebanon dengan mengambil jurusan matematika. Kemudian pada tahun 1972, ia melanjutkan studi di London untuk mempelajari asosiasi arsitektur. Di sanalah ia bertemu dengan Rem Koolhas dan Elia Zenghelis yang saat itu menjadi dosennya. Karirnya dimulai saat bekerja bersama dengan Rem Koolhas dan Elia Zenghelis. Setelah itu pada tahun 1979, Zaha Hadid mendirikan firma arsitekturnya sendiri yang dikenal dengan nama Zaha Hadid Architects yang berpusat di London.

Dari Zaha Hadid Architects inilah, ia melahirkan banyak desain bangunan yang selalu berhasil menjadi ikon setiap daerah yang ditempati bangunan tersebut. Bahkan karyanya pun banyak memenangkan berbagai penghargaan bergengsi. Salah satu karya masterpiece yang menjadi fenomenal adalah Heydar Aliyev Center.

Heydar Aliyev Center

zahah hadid architects
archdaily.com

Heydar Aliyez Center adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai museum, auditorium dan galeri. Lokasi bangunan ini berada di Baku, Azerbaijan dan dibangun pada tahun 2013. Bangunan ini dibangun dengan tujuan untuk mengembangkan program budaya bangsa. Konsep desain Heydar Aliyev Center tentu saja menerapkan konsep dekonstruksi ala Zaha Hadid sendiri. Jika penasaran dengan karya desain Zaha Hadid lainnya, kamu bisa berkunjung ke website Zaha Hadid Architects.

2. Maya Lin

arsitek perempuan
archdaily.com

Arsitek perempuan di dunia selanjutnya adalah Maya Lin. Maya Lin adalah salah satu arsitek perempuan sekaligus seorang seni pematung yang aktif di Amerika dan merupakan keturunan China. Ia lahir di Athens, Ohio, Amerika Serikat tepatnya 5 Oktober 1959. Maya Lin dikenal sebagai arsitek yang peduli dengan konsep lingkungan. Karirnya menjulang di umur yang masih sangat muda yaitu 21 tahun. Ia memenangkan sebuah kompetisi nasional di Washington DC yaitu kompetisi mendesain sebuah monumen untuk mengenang para veteran Vietnam. The Wall, sebuah nama dari desain monumen sebagai bentuk mengenang veteran Vietnam yang menjadi salah satu desain arsitektur yang fenomenal dan populer sejak 1981 sampai saat ini.

Salah satu arsitek perempuan berpengaruh di dunia ini menempuh pendidikan arsitekturnya di Yale University School of Architecture dari S1 hingga S2. Saat ini, Maya Lin masih aktif menjalankan studionya, yakni Maya Lin Studio di Newyork. Melalui Maya Lin Studio, ia telah mendesain beberapa proyek termasuk The Civil Rights Memorial di Montgomery, Alabama (1989) dan The Wave Field sebuah seni instalasi outdoor di Universitas Michigan (1995).

The Walls Vietnam Vetereans Memorial

the walls
sartle.com

The Walls, Vietnam Veterans Memorial di Washington D.C adalah salah satu karya desainnya yang membuat namanya dikenal dalam dunia arsitektur. The Walls adalah sebuah monumen yang dibuat dengan konsep yang kuat, menggunakan bentuk sederhana, material lama dan lebih bergaya ala Timur. Monumen inilah yang menjadi sebuah bentuk penghormatan bagi para veteran Vietnam. Sampai saat ini, monumen The Walls menjadi salah satu ikon memorial terkenal di Amerika Serikat.

3. Momoyo Kajima

arsitek perempuan
mchmaster.com

Momoyo Kajima adalah arsitek perempuan dari Asia tepatnya di Jepang. Ia dikenal sebagi founder dari Atelier Bow-Wow yaitu sebuah firma arsitektur di Jepang yang ia buat bersama Yoshiharu Tsukamoto pada tahun 1992. Momoyo Kajima mengawali pendidikannya di Japan Women University, kemudian pada tahun 1994 mendapatkan gelar Master of Engineering dari Tokyo Institure of Technology.

Atelier Bow-Wow yang ia dirikan bersama Tsukamoto memiliki fokus tersendiri. Perusahaan arsitektur ini menciptakan arsitektur budaya dan domestik serta melakukan research terhadap kondisi perkotaan dari arsitektur mikro. Mereka menyelidiki konstruksi pedesaan dan tradisional dalam konteks lingkungan budaya dan geografis. Cakupan proyek mereka ini sangat luas mulai dari perumahan, fasilitas umum, dan beberapa instalasi.

Salah satu karya masterpiece Momoyo Kajima bersama dengan Atelier Bow-wow adalah Mado Building.

Mado Building

mado building
mchmaster.com

Mado Building adalah sebuah proyek bangunan bersifat spekulatif, sebuah kantor sewa yang terletak di jalan pertigaan dengan model tapak yang miring, hal ini membuat bangunan tersebut berkarakter dan unik sebagai landmark sehingga sangat sering dicari oleh klien.

4. Odile Decq

arsitek perempuan
dezeen.com

Arsitek perempuan ini sangat unik dan berbeda dengan arsitek lainnya. Ia dikenal dengan nama Odile Decq, seorang arsitek asal Peransis yang lahir pada 18 Juli 1955. Arsitek perempuan yang terkenal dengan penampilan rock and roll yang terlihat funky beserta balutan pakaian hitamnya. Sewaktu bersama dengan rekannya Benoit Cornette, mereka sering disebut sebagai pasangan arsitektur rock and roll pertama di dunia. Riwayat pendidikan arsitektur Odile Decq diawali pada 1978 di sebuah universitas bernama Ecole d’Architecture de Paris-La Villette dan meraih diploma arsitektur, setelah itu meraih diploma urbanism and planning dari Institut d’Etudes Politiques de Paris tahun 1979. Setelah kematian rekannya (Benoit Cornette), ia tetap menjalankan firma arsitektur Odile Decq Benoit Cornette Architectes-Urbanistes (ODBC Architects) selama 15 tahun. Pada tahun 2013, ia memutuskan mengubah nama firma tersebut menjadi Studio Odile Decq.

Saint-Ange Residency

Saint Ange Residency
archdaily.com

Selain penampilannya yang mencuri perhatian, karya desainnya pun juga bergaya rock and roll. Saint-Ange Residency adalah sebuah proyek rumah tinggal dengan konsep arsitektur monolitik. Terbuat dari material kayu dengan finishing pada fasad berwarna black asphalt, sedangkan pada bagian dalam menerapkan konsep interior ekspos.

5. Gabriella Carillo

arsitek perempuan
texasarchitects.org

Arsitek perempuan selanjutnya adalah Gabriella Carillo, merupakan seorang arsitek dari Mexico. Ia merupakan lulusan dari University of Mexico (UNAM) pada fakultas arsitektur. Sejak tahun 2001 ia berkolaborasi bersama dengan rekannya Mauricio Rocha sampai 2011. Kemudian mereka memutuskan membuat firma arsitektur bersama yang disebut dengan Taller | Rocha + Carillo |. Selain itu ia juga menjadi seorang pengajar dan biasa mengadakan sebuah workshop pada beberapa universitas di Meksiko, Amerika Serikat, dan Amerika Selatan. Beberapa penghargaan ia dapatkan baik nasional maupun internasional, sebut saja pada 2017 ia meraih penghargaan Architect of the Year kategori Architectural Review and the Architects Journal  dalam ajang Women in Architecture Awards.

San Pablo Academic and Cultural Center

San Pablo Academic
archdaily.com

Salah satu karya desainnya yaitu San Pablo Academic and Cultural Center. Bangunan ini terletak di pusat kota Oaxaca, antara Independencia dan jalan Hidalgo. Ini sebuah bangunan hasil restorasi dari Monastery of Santo Domingo de Soriano.

Baca Juga: 10 Arsitek Perempuan Indonesia Terbaik dan Inspiratif

6. Farshid Moussavi

arsitek perempuan
farshidmoussavi.com

Farshid Moussavi adalah seorang arsitek perempuan satu ini adalah  seorang arsitek yang lahir di Iran dan aktif menjadi arsitek di Inggris. Ia merupakan founder dari Farshid Moussavi Architecture (FMA), sebuah firma arsitektur yang berada di London. Selain itu ia juga seorang profesor dalam bidang Arsitektur Praktisi di Harvard University Graduate School of Design. Sebelum membentuk FMA, ia membentuk FOA (Foreign Office Architects) sebagai co-founder sampai pada tahun 2011.

Folie Divine

folie divine
archdaily.com

Bersama dengan FMA, ia menghasilkan banyak proyek desain sampai mendapatkan beberapa penghargaan. Salah satu proyek desainnya yaitu Folie Divine. Proyek ini merupakan bangunan residen yang berada di Les Jardins de la Lironde, City of Montpellier. Konsep bangunan ini menerapkan gaya arsitektur masa abad ke-18. Bentuknya yang unik menciptakan sebuah landmark di kota tersebut.

7. Suchi Reddy

arsitek perempuan
rmdny.com

Suchi Reddy adalah arsitek perempuan di Newyork dan dikenal sebagai founder dari firma arsitektur di Newyork yaitu Reddymade. Suchi Reddy merupakan arsitek asal India yang pindah dari Chennai ke Amerika Serikat pada umur 18 tahun. Kemudian melanjutkan pendidikannya pada jurusan arsitektur di University of Detroit-Mercy School of Architecture. Setelah lulus, ia memulai karirnya dengan bekerja di Arquitectonica. Setelah itu, ia mendirikan firma arsitekturnya sendiri yaitu Reddymade Design. Reddy telah mendapatkan beberapa penghargaan, sebut saja ia termasuk dalam kategori Interior Design pada ajang “Best of Year” award.

The Women’s Building

the women's building
world-architects.com

The Women’s Building adalah salah satu karya desain dari Suchi Reddy melalui firma arsitekturnya Reddymade. Bangunan ini merupakan sebuah proyek redesain yaitu menata ulang sebuah penjara bekas wanita di pusat kota Newyork dan disulap menjadi fasilitas umum. Proyek ini mengusung konsep memperjuangkan hak-hak perempuan. Tampilan fasadnya dilapisi dengan beton dan kaca.

8. Lu Wenyu

arsitek perempuan
biennalwiki.org

Lu Wenyu adalah seorang arsitek perempuan asal Cina dan dikenal sebagai co-founder dari Amteur Architecture Studio. Firma arsitektur yang berbasis di Hangzou Cina ini dibentuk bersama dengan suaminya sendiri, Wang Shu sejak tahun 2007.  Perusahaan ini dikenal dengan penggunaan material alaminya dengan penerapan teknik tradisional. Lu Wenyu belajar arsitektur di Nanjing Institute of Technology.

Beberapa penghargaan telah ia dapatkan, yaitu pada tahun 2010 ia bersama dengan suaminya memenangkan German Schelling Architecture Prize.

Ningbo Contemporary Art Museum

ningbo contemporary museum art
world-architects.com

Ningbo Contemporay Art Museum adalah salah satu desain hasil karya Lu Wenyu bersama suaminya, Wang Shu. Proyek ini terletak di Ningbo dan memiliki fungsi sebagai museum besar seni kontemporer. Bangunan ini merupakan sebuah proyek rekonstruksi yang adalah bangunan peninggalan tahun 1980-an. Kemudian dihancurkan seluruh bangunan tersebut, kecuali menara suar. Setelah itu didesain menjadi sebuah museum seni.

9. Denise Scott-Brown

arsitek perempuan
architectuul.com

Denise Scott Brown adalah seorang arsitek, perencana, penulis, dan atasan dari sebuah firma arsitektur Venturi, Cott Brown dan Associates di Philadelphia. Ia lahir di Lakofski pada 3 Oktober 1931. Ia bersama dengan suaminya Robert Venturi juga sebagai rekan kerja pada abad 20-an di bidang arsitektur dan perencanaan, penulisan dan juga pengajaran teori. Riwayat pendidikannya dimulai di University of Pennysilvania kemudian ia lulus pada tahun 1965. Setelah itu melanjutkan studinya pada bidang urban planning di University of California Berkeley. Bersama dengan firma arsitekturnya yang sempat diganti dengan nama Venturi, Rauch, and Scott Brown (1980) ia dan suaminya telah menciptakan banyak desain arsitektur dan juga memenangkan beberapa penghargaan.

Seattle Art Museum

seattle art museum
seattletimes.com

Seattle Art Museum adalah salah satu proyek hasil desain dari Denise Scott-Brown dengan Robert Venturi. Proyek ini merupakan bangunan yang berfungsi sebagai museum seni dibangun pada 1991. Lokasi berada di Seattle, Amerika Serikat.

10. Roberta Washington

arsitek perempuan

Roberta Washington merupakan salah satu arsitek perempuan berkulit hitam yang aktif menjalani profesinya di Amerika. Ia merupakan founder dari firma arsitektur Roberta Washington, satu-satunya firma arsitektur di Amerika Serikat yang dipimpin oleh wanita berdarah Afrika-Amerika. Roberta Washington memulai studi arsitekturnya di Howard University. Kemudian melanjutkan studi arsitekturnya melalui beasiswa di Columbia University. Pada tahun 1983, ia mendirikan firma arsitekturnya sendiri bernama Roberta Washington Architects. Firma ini fokus pada proyek pusat kesehatan, fasilitas pendidikan dan beberapa proyek perumahan. Beberapa proyek desain telah ia kerjakan dan juga meraih beberapa penghargaan di bidang arsitektur.

Grimes Elementary

Grimes Elementary
re-thinkingarchitecture.com

Grimes Elementary adalah salah satu proyek hasil desain Roberta Washington yang terletak Newyork. Proyek ini merupakan bangunan sekolah terletak di perkotaan dan dekat dengan sekolah menegah.

Baca Juga: 10 Arsitek Indonesia Terkenal dan Mendunia

Demikianlah 10 deretan nama arsitek-arsitek perempuan di dunia. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *