11 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Rumah Second

Harga properti yang kian meroket saat ini membuat beberapa orang kesusahan membeli rumah. Sehingga mereka yang ingin membeli rumah perlu mencari alternatif lain, salah satunya adalah membeli rumah second atau bekas. Ada beberapa orang yang ragu membeli rumah bekas, bahkan ada juga yang memang mengincar rumah bekas. Nah, bagi kalian yang saat ini sedang ragu dalam membeli rumah bekas, artikel ini akan membantu dengan beberapa tips sebelum membeli rumah second tersebut.

rumah second
christian koch/unsplash.com

Sebelum membahas mengenai tips apa saja dalam memilih, berikut ini yang perlu diketahui kelebihan dan kekurangan rumah bekas terlebih dahulu:

Kelebihan Rumah Second

  1. Lingkungan berkembang dan mapan seperti tempat ibadah, fasilitas umum, tetangga dan sistem keamanan.
  2. Pilihan harga pun beragam, biasa juga dapat ditawar.
  3. Rumah langsung siap dihuni oleh pemilik baru dan lebih mudah beradaptasi.

Kekurangan Rumah Second

  1. Bentuk bangunan permanen, bisa jadi desainnya ketinggalan zaman.
  2. Kekuatan konstruksi yang berkurang kualitasnya perlu diperbaiki lagi.
  3. Tambahan biaya renovasi.

Membandingkan kelebihan dan kekurangan di atas, bisa dijadikan sebagai acuan dalam mempertimbangkan membeli rumah second nantinya.

Selanjutnya adalah tips dalam memilih rumah second dan membeli sesuai selera. Berikut ini telah kami uraikan tips-tipsnya:

Survey dan Ukur Kemampuan Finasial

Sebelum memilih, sangat perlu dilakukan survey terlebih dahulu. Survey yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi rumah secara langsung. Cek bila rumah tersebut apakah sesuai selera atau tidak. Karena ada banyak yang perlu diperbandingkan saat survey di antaranya harga, kondisi fisik dan lingkungan serta fasilitas. Sangat penting adalah dengan melakukan survey, hal ini membantu juga dalam mengukur kemampuan finansial untuk membeli rumah bekas. Dengan mengukur finansial, kalian bisa tahu apakah kamu mampu membeli rumah bekas tersebut sesuai yang diinginkan.

Lebih Mudah dengan Bantuan Agen Properti

Tidak ada salahnya meminta bantuan kepada seorang ahli misalnya agen properti. Jika menggunakan bantuan dari seseorang yang ahli dalam urusan properti, mereka akan mudah mencarikan rumah sesuai dengan kemampuan anggaran dan kriteria rumah yang diinginkan. Kalian bisa mencari agen properti yang berpengalaman dan terpercaya.

Cek Kondisi Fisik dan Non Fisik Rumah

Tentunya hal ini menjadi salah satu tips penting sebelum memutuskan membeli rumah bekas. Jika kalian telah memiliki beberapa pilihan rumah, dengan melihat foto saja sepertinya tidak akan bisa menjamin rumah tersebut sesuai dengan kriteria yang dicari. Maka dari itu, cara efektif adalah melihat secara langsung rumah second tersebut untuk memastikan kelebihan dan kekurangannya. Ada beberapa kondisi fisik yang diperhatikan di antaranya adalah layout, usia efektif rumah, kerusakan kecil, sumber air dan listrik, dan juga sumber pembuangannya. Adapun dari kondisi non-fisik berupa urusan administrasi dan legalitas rumah tersebut seperti surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan SHM atau SHGB (Sertifikat Kepemilikan Tanah). Selain itu diperlukan kehati-hatian sebelum membeli apalagi jika status rumah masih dalam sengketa. Disarankan pembeli mempelajari hal ini terlebih dahulu yah.

Kelengkapan Berkas

rumah bekas
Lengkapi berkas-berkasterkait rumah bekas yang ingin dibeli.
Source image: laika/unsplash.com

Kelengkapan surat harus dilakukan secara teliti dan cermat. Pastikan semua surat yang berkaitan lengkap dan resmi. Ada beberapa surat penting dalam pengurusan terkait pembelian rumah second di antaranya adalah surat IMB, SHM, sertifikat rumah dan tanah.

Membuat perbandingan harga pasar

Lakukan perbandingan harga rumah second tersebut. Lihatlah rumah-rumah bekas yang hampir serupa dengan kondisi rumah bekas yang ingin kalian beli, kemudian bandingkan. Bandingkan dari segi biaya renovasi atau perbaikan kecil, biaya perawatan, biaya transportasi dari tempat aktifitas kerja, fasilitas umum sekitar dan paling penting keamanannya.

Cek Infrastruktur seperti Utilitas (air, listrik dll)

Utilitas pada rumah second tersebut juga perlu diperhatikan. Seperti sumber keberadaan air, cek apakah air tersebut bersih dan layak dipakai untuk keperluan mandi, minum dan lainnya. Selain itu, periksa juga sumber listrik yang digunakan. Pastikan daya listrik baik dan  berfungsi dengan baik. Kemudian saluran pembuangan juga perlu diperhatikan agar pembuangan dari hasil dapur dan km/wc terorganisir dengan baik.

Biaya Renovasi

Pada umumnya, rumah second pastinya membutuhkan sedikit renovasi. Apalagi jika kalian memiliki selera tersendiri untuk konsep rumah yang diinginkan. Maka dari itu, tidak ada salahnya menyediakan biaya renovasi

Baca Juga: Renovasi Rumah Puas, Sebelumnya Perhatikan 10 Hal Berikut!

Perhatikan Usia Bangunan

Mengetahui ketahanan dan kualitas bangunan dapat dilihat dari faktor usia bangunan tersebut. Saat membeli rumah second, kalian perlu mengetahui apakah usia rumah tersebut masih tergolong baru atau lama. Rumah tinggal yang usianya di bawah dari 10 tahun termasuk baru, sedangkan rumah dengan usia di atas 20 tahun termasuk dalam kategori tua. Nah, perlu diingatkan ya teman-teman, perhatikan usia bangunan tersebut. Tanyakan pada penjual rumah bekas tersebut apakah masih baru atau lama.

Perhatikan Lokasi dan Lingkungan Sekitar

Membeli rumah bekas biasanya memiliki kelebihan berada pada lokasi yang strategis dengan lingkungan yang telah berkembang. Faktor tersebut memudahkan dalam beraktifitas, karena kehadiran fasilitas umum di sekitar rumah tersebut telah tersedia dan mudah dijangkau. Perhatikan jarak antara rumah dengan supermarket atau pasar, sekolah, paling utama adalah dari tempat kerja kalian. Sehingga lebih mudah untuk beraktifitas dengan mengenal lokasi dan lingkungan sekitar. Apalagi jika rumah tersebut dekat dan mudah dijangkau oleh tranportasi umum sehingga pengeluaran lebih hemat.

Cek Layout Rumah

Memperoleh rumah dengan suasana yang aman dan nyaman untuk dihuni merupakan impian setiap orang. Jika ingin menempati rumah bekas dengan nyaman dan tenang, tipsnya adalah mengecek layout rumah seperti ventilasi, sirkulasi dan lainya. Periksa setiap detail, misalnya apakah ventilasi sesuai dengan perletakan ruang. Selain itu, arus sirkulasi udara yang keluar masuk memengaruhi kenyamanan, sebab sirkulasi udara yang baik membuat penghuni tidak pengap. Sirkulasi udara yang tidak baik pun dapat menjadi keuntungan untuk rayap dan jamur menyerang rumah tersebut. Maka dari itu, pastikan memeriksa setiap detail dari layout rumah bekas tersebut.

Hindari membeli dalam keadaan emosional

Mengandalkan kondisi perasaan yang emosional bisa membuat kita memutuskan hal-hal yang salah, sehingga menimbulkan penyesalan di akhir. Seperti halnya dalam memutuskan memilih rumah bekas untuk dihuni. Sangat disarankan tidak membeli rumah bekas hanya karena dipengaruhi oleh kondisi yang emosional. Hal ini bisa membuat kita melupakan hal-hal penting yang seharusnya perlu diperhatikan seperti, keamanan, lingkungan sekitar, fasilitas umum dan aspek lainnya. Jadi, perlu diingat ya guys, jangan tergoda. Tetap berpikir yang jernih saat memutuskan sesuatu.

Jeda Waktu Berpikir Sebelum Memutuskan

rumah second
alex ivashenko/unsplash.com

Memutuskan untuk membeli rumah merupakan suatu keputusan yang perlu dipikir panjang. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan dari segala aspek demi keamanan dan kemyamanan penghuni. Maka dari itu, jangan terburu-buru membeli rumah bekas tanpa membandingkan hal-hal yang penting. Luangkan waktu untuk berpikir dan kalau perlu diskusikan dengan orang terdekatmu seperti keluarga. Kalau sudah merasa fix dan sesuai keinginan, kamu bisa melakukan proses pembelian rumah bekas tersebut.

Baca Juga: 15 Desain Rumah Kecil Unik yang Bisa Buat Kamu Terinspirasi

Wah, banyak juga ya tips-tips yang perlu diperhatikan. Kalian yang saat ini memikirkan pengen membeli rumah tetapi rumah second, tepat sekali artikel ini membahas hal tersebut. Semoga dengan artikel ini, kalian bisa memutuskan dengan bijak dan tenang saat memilih rumah bekas sesuai selera dan tujuan. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *